Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Komitmen Ubah Sampah Jadi Emas, Irwansyah Bakal Hadirkan BSU Asoka di Koltim

Selasa, 22 September 2026 | September 22, 2026 WIB Last Updated 2026-09-22T09:42:31Z

Ketua UMKM Kolaka Timur Irwansyah saat berkunjung di Kantor Kecamatan Tamalate. Foto (istimewa)

MAKASSAR, KOLTIMNEWS.COM -
Pengelolaan sampah yang kerap menjadi persoalan pelik di daerah siap disulap menjadi berkah bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Anggota DPRD Koltim, Dr. Irwansyah, berkomitmen memboyong langsung inovator bank sampah berprestasi asal Makassar ke Bumi Sorume.


Langkah strategis tersebut lahir usai kunjungan koordinasi dan konsultasi bersama jajaran lurah serta Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) asal Koltim di Kantor Kecamatan Tamalate dan Kelurahan Jongaya, Kota Makassar.


Dalam pertemuan tersebut, rombongan Koltim menggali langsung resep sukses Bank Sampah Unit (BSU) Asoka V Kelurahan Jongaya. Dipimpin oleh sang direktur, Faisal, BSU Asoka V berhasil menyabet berbagai penghargaan bergengsi tingkat regional hingga dinobatkan sebagai BSU Terbaik Nasional dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI pada tahun 2023.


Salah satu inovasi paling memikat yang dipaparkan Faisal di hadapan rombongan adalah kerja sama BSU Asoka V dengan PT Pegadaian melalui program konversi sampah menjadi tabungan emas.


“Sampai saat ini, dari pilah sampah yang konsisten, nasabah kami sudah mengumpulkan lebih dari 40 gram emas,” papar Faisal saat sesi presentasi di Kantor Kecamatan Tamalate.


Melihat potensi besar perputaran ekonomi sirkular tersebut, Irwansyah menegaskan bahwa model pembinaan dan tata kelola BSU Asoka V sangat mendesak untuk diadaptasi di Koltim. Persoalan sampah di Koltim, menurutnya, tidak bisa lagi diselesaikan dengan pola lama kumpul-angkut-buang, melainkan harus diubah menjadi sumber penghasilan alternatif bagi warga.


Keseriusan wakil rakyat ini pun tidak main-main. Irwansyah menyatakan siap merogoh kocek pribadi demi mewujudkan transfer pengetahuan tersebut ke masyarakat.


“Apa yang telah dilakukan oleh BSU Asoka mesti diterapkan juga di Koltim, mengingat sampah ini merupakan salah satu masalah besar di daerah kita. Kita akan datangkan Pak Faisal langsung ke Koltim. Meskipun tidak ada anggaran daerah, kami siap gelontorkan dana pribadi agar beliau bisa hadir membina masyarakat kita,” tegas Irwansyah.


Komitmen kuat legislatif tersebut langsung disambut konkret oleh pihak kelurahan. Lurah Rate-Rate, Hasrul, yang turut serta dalam rombongan, langsung pasang badan untuk menyiapkan wilayahnya sebagai lokus percontohan dan pusat pelatihan.


Kolaborasi gotong royong pun langsung disepakati di tempat antara pihak legislatif dan birokrasi kelurahan demi percepatan program.


“Nanti buat pelatihannya di Rate-Rate saja, kami sudah sepakat. Pak Irwansyah akan menanggung biaya transportasinya, sedangkan kami dari pihak Kelurahan Rate-Rate siap menanggung kebutuhan akomodasi dan operasional lainnya,” pungkas Hasrul optimistis.


Melalui sinergi lintas sektor ini, kehadiran BSU Asoka di Kolaka Timur diharapkan segera terealisasi. Bukan sekadar membersihkan lingkungan dari tumpukan limbah domestik, melainkan membuka keran kesejahteraan baru: menyulap sampah warga menjadi kepingan emas berharga.

×
Berita Terbaru Update