
Foto (istimewa)
Kolaka Timur – Sapri Suharmanto, pemuda inspiratif asal Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, sukses menyelenggarakan turnamen e-sport berskala nasional bertajuk NEOVERSE CHAMPIONSHIP MOBILE LEGENDS: BANG BANG yang digelar sepanjang bulan Juli hingga Agustus 2025.
Turnamen ini menjadi bukti nyata dedikasi Sapri dalam mengembangkan ekosistem e-sport tanah air, khususnya di daerah-daerah yang selama ini belum begitu tersorot dalam dunia kompetitif digital.
Turnamen yang digelar melalui naungan ARSA Event Organizer ini menghadirkan 10 tim peserta dari berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Makassar, Kendari, Palu, Ternate, hingga Riau. Tim MESS BATA GAMING asal Jakarta akhirnya keluar sebagai juara setelah melalui pertarungan sengit di babak GRAND FINAL melawan EGG STARK.
NEOVERSE CHAMPIONSHIP mengusung format profesional layaknya turnamen Official Moonton, di mana fase penyisihan menerapkan sistem round robin, dan fase knockout menggunakan sistem double elimination dengan pembagian upper bracket dan lower bracket, memberikan pengalaman kompetitif yang lebih dinamis dan adil bagi seluruh peserta.
Seluruh rangkaian pertandingan disiarkan secara live streaming melalui platform YouTube ARSA Organizer, dengan menghadirkan caster-caster lokal yang turut memeriahkan jalannya pertandingan serta memberikan analisis menarik selama pertandingan berlangsung.
Season pertama NEOVERSE CHAMPIONSHIP ini berlangsung tanpa dukungan sponsor. Namun, hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi Sapri dkk untuk terus melangkah maju. Semangatnya dalam menghadirkan kompetisi e-sport yang profesional menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini.
"Kami memang belum didukung sponsor untuk season pertama ini, tapi semangat kami tidak surut. Justru ini menjadi motivasi agar ke depan bisa jauh lebih besar," ungkap Sapri, yang juga merupakan Founder ARSA Event Organizer sekaligus penanggung jawab utama NEOVERSE CHAMPIONSHIP.
Dengan konsep seasonal/piala bergilir, Sapri berharap turnamen ini dapat menjadi agenda rutin yang mampu menarik lebih banyak sponsor di masa mendatang. Tidak hanya sebagai kompetisi semata, Sapri menargetkan NEOVERSE CHAMPIONSHIP sebagai wadah pembinaan dan pengembangan pemain lokal agar memiliki potensi bersaing di kancah e-sport profesional.
Tak hanya berhenti di situ, Sapri bahkan telah menyiapkan langkah lanjutan berupa rencana pendirian Akademi of Neoverse, sebuah program pelatihan yang akan mewadahi pemain-pemain potensial dari hasil scouting selama turnamen berlangsung. Akademi ini diharapkan menjadi inkubator talenta muda yang siap menembus dunia profesional e-sport nasional maupun internasional.
“NEOVERSE bukan hanya soal kompetisi. Ini tentang mimpi dan peluang. Kami ingin menciptakan ruang bagi anak-anak muda, khususnya dari daerah, untuk tampil dan berkembang secara profesional di dunia e-sport,” tutup Sapri penuh optimisme.
Turnamen ini menjadi tonggak baru dalam geliat e-sport di Sulawesi Tenggara dan Indonesia secara umum. Dengan semangat dan konsistensi, NEOVERSE CHAMPIONSHIP digadang-gadang akan menjadi salah satu kompetisi bergengsi di masa mendatang