Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Plt. Bupati Koltim Hadiri Upacara HUT ke-66 Kabupaten Konawe

Rabu, 04 Maret 2026 | Maret 04, 2026 WIB Last Updated 2026-03-04T13:42:30Z

Upacara HUT Kabupaten Konawe. Foto (istimewa) 

Konawe, Koltimnews.com -
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Konawe berlangsung khidmat di Lapangan Kantor Bupati Konawe,Unaaha, Senin (3/3/2026). 


Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kolaka Timur (Koltim), H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., turut hadir bersama Jajaran Pemda Koltim termasuk Sekda Koltim Rismanto Runda, S.Sos., M.M dalam momentum bersejarah tersebut. 


Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., hadir langsung dan bertindak sebagai Inspektur Upacara, didampingi jajaran pimpinan daerah setempat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST., Wakil Bupati Konawe H. Syamsul Ibrahim, SE.,

M.Si., serta Mokole Konawe Dr. H. Lukman Abunawas, SH., M.Si., MH. Upacara ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga simbol soliditas dan sinergi antardaerah dalam membangun Bumi Anoa.


Hadir pula sejumlah kepala daerah se-Sulawesi Tenggara, jajaran Forkopimda Provinsi danKabupaten, Ketua TP-PKK Provinsi, para kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta para pelajar. Kehadiran para kepala daerah menjadi simbol solidaritas dan sinergi antardaerah dalam mendukung percepatan pembangunan di Bumi Anoa.


Dalam amanatnya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa usia ke-66 Kabupaten Konawe harus menjadi titik balik untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap perjalanan pemerintahan dan dinamika sosial kemasyarakatan.


“Peringatan hari jadi ini jangan hanya menjadi agenda tahunan. Ini adalah momentum refleksi dan evaluasi terhadap apa yang telah kita capai dan apa yang masih harus kita perbaiki dalam pembangunan serta kehidupan bermasyarakat,” ujar Gubernur.


Gubernur juga memberikan apresiasi atas kemajuan signifikan yang telah diraih Kabupaten Konawe dalam berbagai periode kepemimpinan. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan global dan lokal masih membayangi dan harus diantisipasi secara bersama-sama.


Beberapa isu strategis yang menjadi perhatian antara lain:

1. Masalah Sosial dan Ekonomi, khususnya penanganan kemiskinan dan pengangguran.

2. Stabilitas Nasional, meliputi pengendalian inflasi serta ancaman krisis pangan dan energi.

3. Lingkungan dan Birokrasi, terutama mitigasi kerusakan lingkungan dan peningkatan integritas aparatur negara.


Menutup arahannya, Gubernur Sultra menekankan bahwa kunci utama kemajuan Konawe terletak pada kemandirian dan daya saing daerah. Ia mendorong penguatan sektor pertanian sebagai lumbung pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan pembangunan infrastruktur dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal.


“Kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat adalah kunci utama mewujudkan Konawe yang berkelanjutan,” pungkasnya.


Sementara itu, kehadiran Plt. Bupati Koltim dalam peringatan HUT ke-66 ini menjadi wujud komitmen Pemda Koltim dalam mempererat hubungan harmonis antardaerah serta memperkuat sinergi pembangunan di wilayah Sulawesi Tenggara demi kemajuan bersama.


Kabupaten Konawe adalah salah satu Daerah Tingkat II di Provinsi Sulawesi Tenggara yang beribukota di Unaaha, dikenal sebagai lumbung beras utama provinsi tersebut. Berdiri sejak tahun 1960 dengan luas wilayah sekitar 5.781,08 km² (sebelum pemekaran), kabupaten ini memiliki 28 kecamatan dan merupakan pusat sejarah Kerajaan Konawe. Konawe memiliki potensi pertanian dan perikanan yang besar serta jumlah penduduk mencapai 267,14 ribu jiwa (data 2024). 


Berikut adalah poin-poin penting mengenai Kabupaten Konawe:

Pusat Pemerintahan: Ibu kota kabupaten terletak di Unaaha.


Sejarah: Merupakan salah satu kabupaten tertua di Sulawesi Tenggara, didirikan pada tahun 1960. Sebelumnya, wilayah ini dikenal dengan nama Kabupaten Kendari.


Julukan & Potensi: Dijuluki sebagai lumbung beras Sulawesi Tenggara, dengan sebagian besar produksi beras provinsi berasal dari wilayah ini.

×
Berita Terbaru Update